Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Seorang pria tertidur pulas di kamarnya. Tidak heran karena seharian itu ia sibuk bekerja. Besoknya pukul 05.00 ia harus berangkat ke luar kota. Sepertinya ia akan terlambat, tetapi ternyata ia dapat tepat waktu. Pukul 04.15 ia membuka matanya. Ia bangun karena mendengar bunyi alarm yang dipasangnya sebelum tidur.
Sejak semakin intens menggunakan kereta api sebagai moda transportasi harian untuk bekerja, saya mencermati adanya perlakuan khusus dari PT KAI kepada setidaknya empat golongan penumpang, antara lain para lansia, ibu yang membawa anak kecil, wanita hamil, dan penyandang disabilitas. Melalui kebijakan itu, saya melihat adanya pengajaran penting mengenai hidup yang tidak egois, dengan mengedepankan kepentingan orang lain melebihi kepentingan pribadi.
Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
Seorang perajin tembikar menceritakan sulitnya proses pembuatan setiap tembikar. Tanah liat harus dipilih, dibersihkan dari batu dan kotoran, kemudian dibasahi, ditekan, diputar, dibentuk, dibakar dalam api dua kali, lalu diberi lapisan glasir. Seorang pemuda bertanya, "Mengapa bejana ini harus dibakar dua kali?" Perajin itu menjelaskan, "Kalau hanya dibakar sekali, bentuknya belum kuat. Namun, setelah dua kali dibakar, barulah ia tahan lama dan berguna. Proses inilah yang membuatnya berharga."
Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan.
Ketika mencobai Yesus, Iblis mengutip sebuah ayat yang tertulis dalam Mazmur 91:11-12, "Mengenai Engkau Ia akan memerintahkan malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan menatang Engkau di atas tangannya, supaya kaki-Mu jangan terantuk pada batu" (ay. 6). Lihatlah! Bahkan Iblis pun tahu Alkitab. Iblis mengambil ayat dengan benar.
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
Jika kita menjalin relasi yang benar dengan seseorang maka semakin lama waktu kita mengenalnya, semakin banyak pula hal yang kita ketahui tentangnya. Semakin banyak waktu yang kita habiskan bersamanya, kita pasti akan semakin mengenal karakter, tabiat, kesukaan, hobi, serta kebiasaannya. Kita pun akan semakin memahami apa yang tidak ia sukai serta tidak menyenangkan hatinya.
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran.
Pada zaman Hosea, bangsa Israel hidup dalam suasana keseharian yang kian jauh meninggalkan Allah. Mereka mengumbar kesenangan, mencari kekuatan pada bangsa asing, dan menyembah berhala. Kota-kota mereka dihiasi dengan kuil-kuil kafir yang serba megah. Mereka benar-benar mengabaikan keberadaan Allah, yang telah membawa mereka keluar dari perbudakan. Namun, di tengah pengkhianatan itu, suara nabi terdengar jelas: masih ada jalan untuk kembali kepada Allah.
maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati--bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.
Jemaat Laodikia berlimpah secara materi. Karena itu mereka merasa nyaman dan aman. Mereka berpuas diri secara rohani. Malangnya, Tuhan justru menganggap mereka suam-suam kuku. Tidak berapi-api dalam iman dan tidak menyadari kebutuhan akan Tuhan. Mereka melarat, malang, miskin, buta dan telanjang (ay. 17). Karena itu, Tuhan menasihatkan mereka untuk "membeli emas yang telah dimurnikan dalam api", yakni kekayaan rohani yang sejati dari Tuhan, "pakaian putih", yakni hidup yang benar di hadapan Allah, dan "minyak pelumas mata", yakni kepekaan rohani untuk melihat kebenaran.
Saya sempat tercenung setelah menerima balasan pesan dari Rani, seorang teman lama yang terpisah jarak empat ratus kilometer. Melalui informasi dari grup WhatsApp (WA), saya mengetahui bahwa Rani sedang menderita sakit yang cukup kronis. Ketika saya menanyakan kondisinya, tanpa saya duga ia membalas melalui voice note WA, dengan suara terdengar lemah dan berat, seperti ini, "Semuanya baik, teman. Tuhan Yesus pegang kendali dalam setiap kehidupan kita. Saya harap kalian dalam keadaan sehat ya. Tuhan Yesus memberkati."
Ayat Alkitab Hari Ini
Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.
Aplikasi Alkitab offline, tidak dibutuhkan koneksi internet setelah terunduh.
Enlight your daily life with devotional in English and Indonesia.
Kidung Jemaat, Pelengkap Kidung Jemaat and Nyanyikan Kidung Baru.
Directly share Bible verse or devotional to your friends using social media.
Kami mengembangkan aplikasi Alkitab GRATIS pada platform web, BlackBerry, Android maupun iOS. Layanan ini dapat berjalan karena donasi dari para pengguna setia Alkitabku. Jika anda ingin menjadi donatur, silakan klik tombol Donate di bawah ini:
Kami sadar bahwa masih banyak pekerjaan untuk perbaikan dan penyempurnaan aplikasi ini, oleh karena itu saran dan masukan anda sangat penting bagi kami. Jangan lupa untuk membagikan aplikasi ini kepada keluarga dan teman-teman seiman. Semoga anda menyukai aplikasi ini.
Tuhan memberkati