FOKUS KEPENTINGAN BERSAMA

Baca: FILIPI 2:1-11


Bacaan tahunan: Hakim-hakim 8-9

Sejak semakin intens menggunakan kereta api sebagai moda transportasi harian untuk bekerja, saya mencermati adanya perlakuan khusus dari PT KAI kepada setidaknya empat golongan penumpang, antara lain para lansia, ibu yang membawa anak kecil, wanita hamil, dan penyandang disabilitas. Melalui kebijakan itu, saya melihat adanya pengajaran penting mengenai hidup yang tidak egois, dengan mengedepankan kepentingan orang lain melebihi kepentingan pribadi.

Menempatkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi hendaknya menjadi perhatian dari umat Allah, tak hanya menjadi jargon atau sekadar teori tanpa tindakan nyata. Paulus dan para rasul lain pun meneladankan hal ini, supaya jemaat Tuhan bisa mengerti bahwa ajaran untuk hidup tidak mementingkan diri sendiri berlaku bagi semua orang. Ajaran ini terasa semakin relevan jika kita mengingat kondisi saat ini, di mana manusia cenderung semakin berpusat pada diri sendiri, bahkan bila perlu mengorbankan orang lain asalkan menguntungkan diri sendiri.

Kunci dari pengajaran firman Allah hari ini adalah kerendahhatian. Orang yang tinggi hati cenderung sukar melihat bahwa terkadang dalam hidup ini ada kepentingan orang lain yang juga perlu mendapat perhatian, tak hanya berbicara soal pemenuhan kepentingan pribadi. Sebaliknya, orang yang rendah hati akan cenderung mampu memahami nasihat firman Allah hari ini karena menyadari bahwa keberadaan dirinya tak lepas dari campur tangan Allah, juga peran orang lain yang ada di sekitarnya. Mana yang kita pilih? --GHJ/www.renunganharian.net


ORANG YANG BELAJAR MENDAHULUKAN KEPENTINGAN BERSAMA AKAN MENGALAMI KEBAHAGIAAN YANG SEJATI.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media