IMAN PETRUS

Baca: LUKAS 22:24-34


Bacaan tahunan: Hakim-hakim 13-15

Dalam perjamuan malam sebelum Yesus ditangkap, Ia memberitahukan kepada Petrus tentang rencana Iblis terhadapnya. Dengan penuh keyakinan Petrus menjawab Yesus bahwa ia teguh beriman mengikut Yesus, bahkan bersedia mati bersama Yesus. Namun, faktanya Petrus benar-benar menyangkal Yesus sebagaimana yang telah Yesus nubuatkan.

Syukur kepada Allah, iman Petrus masih terpelihara sekalipun sempat dicobai. Petrus sempat jatuh, tetapi tidak sampai tergeletak. Petrus sempat gagal, tetapi tidak gugur sepenuhnya. Akar imannya tetap ada sehingga kembali tumbuh. Hal ini terjadi berkat andil Yesus yang telah mendoakannya. Ya, iman Petrus tetap terpelihara dalam kekuatan Allah dan doa permohonan Yesus.

Jatuh bangun perjuangan iman membawa Petrus menjadi pelayan Tuhan yang militan. Ia sadari pentingnya bergantung penuh kepada Tuhan, sebab keteguhan hati dan kekuatan sendiri tidak akan pernah sanggup memenangkannya dari penampian Iblis. Petrus tidak mengenal hatinya sendiri, sementara Tuhan Yesus mengenalnya dengan jauh lebih baik.

Setelah pertobatannya, Petrus pun menunaikan tugas yang diberikan Yesus kepadanya. Ia menolong orang lain seperti ia sendiri telah ditolong oleh Allah. Ia yang telah dibawa pada pertobatan dan dipulihkan oleh anugerah Allah juga melakukan pelayanan untuk memulihkan orang lain. Ia yang telah dan terus berjuang memelihara iman, menguatkan dan membangun iman orang lain. Kasih Allah yang ia terima diwartakannya, supaya orang lain juga menerima kasih Allah. Bagaimana dengan kita? --EBL/www.renunganharian.net


KEGAGALAN TERJADI KARENA MENGANDALKAN KEKUATAN DIRI SENDIRI. BERDOA DAN BERGANTUNG PENUH PADA BAPA MEMBAWA KEMENANGAN.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media