Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: YOHANES 7:53-8:11
Bacaan tahunan: Ulangan 21-23
Dengan dalih memikirkan omzet perusahaan yang tidak menutup biaya operasional, seorang rekan kerja menyalahkan kinerja Doni, seorang staf pemasaran. Doni mengakui, memang omzet penjualannya menurun. Doni berusaha meningkatkan omzet dengan menambah pelanggan baru. Setelah meningkat, rekannya mencari-cari lagi kesalahannya. Katanya, percuma banyak pelanggan, kalau setiap orderan transaksinya kecil. Doni kembali berusaha, dan berhasil mendapatkan beberapa pembeli yang sekali order transaksinya besar.
Seseorang bisa tidak suka kepada kita, mencari-cari kesalahan kita dan pasti ketemu. Kita mungkin menjadi marah dan ingin membalas, tetapi mari meneladani Yesus. Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi benci kepada Yesus karena menganggap Dia musuh. Mereka membawa kepada Yesus seorang perempuan yang kedapatan berbuat zina dan meminta pendapat-Nya (ay. 4-5). Mereka tidak tertarik kepada kebenaran, tetapi pada pembenaran diri. Di mata mereka, wanita malang ini bukan manusia, melainkan sebuah perangkap untuk menjebak Yesus (ay. 6). Mereka tidak tertarik pada keadilan atau belas kasih, tetapi memojokkan Yesus.
Suatu ketika kita bisa berhadapan dengan orang yang tidak suka atau benci pada kita, lalu menyerang, salah satu bentuknya adalah mencari-cari kesalahan kita. Respons kita sebaiknya tetap tenang, memperbaiki diri, dan tidak perlu dendam. Mari kita bertumbuh makin baik. Jangan menjadi orang yang hanya memikirkan kesalahan orang lain tapi tidak memikirkan kesalahannya sendiri. --RTG/www.renunganharian.net
KITA SEBAIKNYA TETAP TENANG, MEMPERBAIKI DIRI, DAN TIDAK PERLU SAKIT HATI, KETIKA SESEORANG MENCARI-CARI KESALAHAN KITA.
Please sign-in/login using: