Alkitab, Renungan Harian, Ayat Emas, Pujian...
Baca: MATIUS 6:19-21
Bacaan tahunan: 2 Tawarikh 6-8
Menurut Kompas.com tanggal 17 Agustus 2025, banyak warga menengah bawah di Amerika membelanjakan penghasilan mereka untuk aksesori mewah, gawai terbaru, mobil baru, dll. Meski berisiko memicu kesulitan finansial, mereka melakukan itu demi terlihat hebat di mata publik.
Di negeri kita pun hal serupa juga ada: orang berutang demi membeli tas bermerek, membeli HP baru meski yang lama masih bagus, menahan kebutuhan pokok demi bisa menikmati kopi bersama kelompoknya di kafe yang instagrammable, dsb. Orang mengutamakan penampilan, bukan kejujuran.
Sebenarnya, tak berani tampil bersahaja adalah hal serius. Ia berinduk ketakjujuran, beranak pemborosan, dan menjadikan kita tawanan pandangan orang lain. Memang, tampil sederhana tidaklah mudah. Dalam masyarakat yang mabuk gengsi, tampil bersahaja adalah tindakan melawan arus. Butuh keberanian untuk menerima diri, dan keyakinan bahwa nilai seseorang tidak terletak pada apa yang tampak di luar tetapi pada apa yang hidup di hati.
Tuhan bersabda, "Janganlah mengumpulkan harta bagi dirimu di bumi ... Namun, kumpulkanlah bagimu harta di surga ...." (ay. 19, 20). Tuhan menunjukkan bahwa orientasi hidup pada tampilan lahiriah adalah wujud kelekatan pada "harta di bumi"-sesuatu yang rapuh dan fana. Sebaliknya, kesahajaan adalah tanda hati yang tertuju kepada "harta di surga"-yang sejati dan bernilai kekal.
Beranilah tampil bersahaja, sebab keindahan sejati tak lahir dari kilau lahiriah, tetapi dari kejujuran dan kesederhanaan, dan kedamaian jiwa adalah milik mereka yang berani menjadi diri sendiri. --EE/www.renunganharian.net
NILAI SESEORANG TIDAK TERLETAK PADA APA YANG TAMPAK DI LUAR, TETAPI PADA APA YANG HIDUP DALAM HATI.
Please sign-in/login using: