TEKAD UNTUK BERSAKSI

Baca: YOHANES 1:1-18


Bacaan tahunan: 2 Tawarikh 13-17

Kehidupan Yohanes Pembaptis menjadi salah satu cerita yang menarik di antara kisah para tokoh Alkitab, khususnya pada masa Perjanjian Baru. Ia tak hanya menjadi sosok penting yang membuka jalan bagi kedatangan Yesus ke dunia ini, tetapi juga mengingatkan akan panggilan yang masih relevan bagi setiap orang percaya pada era modern ini: tekad untuk bersaksi tentang Yesus!

Itulah yang dilakukan oleh Yohanes Pembaptis ketika Allah menghadirkan dia ke dunia sebagai pembuka jalan bagi kedatangan Kristus. Hal yang ditegaskan oleh Rasul Yohanes, sebagai salah satu murid Yesus yang mengemban panggilan yang serupa ketika ia menjadi salah satu Rasul Kristus. Tak ada perintah untuk "menjadikan orang percaya Kristus", tetapi kita hanya diperintah untuk bersaksi, supaya atas kehendak Allah kita dipakai-Nya untuk menyelamatkan jiwa. Bersaksi secara sederhana berarti menceritakan tentang karya Allah, khususnya yang pernah kita alami secara pribadi. Cara yang bisa ditempuh juga beragam, mulai dari bahasa lisan, tulisan, video singkat, siniar, siaran radio, film pendek, dan masih banyak lagi.

Bagi sebagian orang percaya, panggilan untuk bersaksi terasa menakutkan sehingga dapat mengurangi niat dan tekad untuk menceritakan Kabar Baik. Kita mungkin juga masih merasakan ketakutan yang sama. Namun, hari ini mari kita ingat akan setiap perbuatan Allah yang pernah kita alami, lalu izinkan Roh Kudus kembali menggemakan panggilan untuk bersaksi itu dalam diri kita sehingga memunculkan tekad, "Aku harus bersaksi tentang Kristus!" --GHJ/www.renunganharian.net


SETIAP KEBAIKAN ALLAH YANG PERNAH KITA ALAMI DAPAT KITA CERITAKAN AGAR DUNIA MENDENGAR TENTANG DIA.


Recent Comments

Navigation

Change Language

Social Media